Menjadi Penulis, Menyembuhkan Depresi dan Menjadi Petualang



Tahukah kamu tentang keajaiban menulis? Menulis tidak hanya melatihmu untuk berpikir kritis dan mengasah imajinasimu. Lebih dari itu, menulis memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jiwamu, lho.

Bisa dibilang, bahwa penulis itu seperti pencari harta karun. Bedanya, pencari harta karun berpetualang di dunia nyata, dari hutan ke hutan, satu samudra ke samudra lain. Sementara itu penulis? Ia berkelana di kepalanya sendiri. Namun, pikiran di dalam kepalanya bisa jadi lebih ganas daripada hutan rimba.

Saat menulis, mau tidak mau kamu menjelajahi hutan belantara itu. Kamu akan menemukan hal-hal ajaib yang hanya ada di pikiranmu, seperti Cupid yang mungkin menembakkan panah saat kamu jatuh cinta dengan si dia. Atau, bayangan tentang surga. Atau kapal-kapal. Macam-macam bentuknya, indah seperti tempat rahasia peri di tengah hutan.

Namun, kamu juga akan menemukan ketakutan terdalammu. Kamu fobia terhadap laba-laba? Ketinggian? Takut bertemu si dia? Di dalam pikiranmu, kamu harus berani berhadapan dengan mereka semua. Kamu tidak bisa lari, jika kamu mau menemukan harta karun di pikiranmu.

Harta karun itu adalah ide.

Jika kamu sudah menemukan ide dasar untuk tulisanmu, segala hal buruk dan menyenangkan itu akan bercampur, membentuk sebuah harmoni yang indah. Kamu akan menuangkannya ke dalam idemu dan menguras itu semua. Hal-hal baik akan terlihat lebih baik dan hal-hal buruk ternyata tak seburuk yang kamu kira.

Kamu merasa lega. Kini, kamu sudah berkenalan dengan hutan belantara itu. Kamu jadi menyayanginya.

Dan itulah alasan mengapa menulis bisa membantumu mengenal diri sendiri dan menjadi lebih baik. Kamu tidak terus-menerus menyimpan segala hal dan membuatnya jadi menyesakkan kepalamu.


Post a Comment

0 Comments